Cara membedakan jok kulit asli dan sintetis

Cara membedakan jok kulit asli dan sintetis :

  • Bahan jok kulit asli sifatnya sangat lembut. Bila diremas kulit berkualitas akan terasa liat, bukan keras.
  • Kulit asli berkualitas telihat selalu basah, dan awet dipakai sedangkan kulit sintetis (misalnya sarung jok) akan terlihat agak berkilap dan kering.
  • Untuk bahan jok kulit asli, bagian belakangnya bertekstur lembut sedangkan untuk kulit sintetis bagian belakangnya terasa keras dan kasar dan sering kali tertera merk pabrikannya. Untuk lebih anda dapat melihat foto gallery di bagian bawah artikel ini.
  • Bahan kulit asli (misalnya sarung jok) tersedia dalam bentuk lembaran sedangkan bahan kulit sintetis tersedia dalam bentuk gelondongan, mirip seperti gelondongan karpet.
  • Bahan sintetis bila ditekuk warnanya akan memudar karena ‘melar’. (mungkin tidak terjadi pada semua merk). Walaupun mungkin sudah dilakukan jok modifikasi.
  • Meskipun anda memilih untuk menggunakan bahan kulit asli tetap saja terpenting adalah perawatannya. Semakin anda merawat bahan tersebut maka jok yang anda pakaipun dapat bertahan lebih lama. Kita harus tetap melakukan jok service.
  • Bahan kulit asli yang umum digunakan antara lain merk Autoleder, Abroscco, dan lain-lain. Di bengkel-bengkel jok kita bisa menanyakannya.