Blog

  • Resep Kapurung Ayam, Kuliner Berbahan Sagu Khas Sulawesi

    Ilustrasi kapurung khas Makassar.

    Apa itu Kapurung

    Kapurung merupakan hidangan tradisional Sulawesi yang terbuat dari sagu sebagai bahan utama. Hidangan ini dikenal dengan teksturnya yang kenyal dan cita rasa gurih yang khas.

    Selain itu, kapurung sering disajikan dengan kuah ikan, ayam, atau sayuran, sehingga menawarkan variasi rasa yang kaya dan seimbang.

    Bahan-bahan Kapurung Ayam

    Untuk membuat kapurung ayam, Anda memerlukan beberapa bahan utama: sagu, daging ayam, sayuran seperti daun singkong dan labu, serta bumbu rempah seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan kemiri.

    Selain itu, kaldu ayam atau air rebusan ayam digunakan untuk memberikan rasa gurih yang kuat pada kuah.

    Langkah-langkah Memasak

    Pertama, rebus ayam hingga matang dan empuk. Kemudian, pisahkan daging dan tulangnya, lalu gunakan air rebusan sebagai dasar kuah.

    Selanjutnya, tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan bumbu ke dalam kaldu ayam dan didihkan kembali. Dengan demikian, aroma rempah meresap ke dalam kuah.

    Setelah itu, sagu disiapkan dengan cara direbus hingga mengental dan membentuk adonan kenyal. Campurkan sagu ke dalam kuah sedikit demi sedikit sambil diaduk agar tercampur rata.

    Terakhir, masukkan sayuran dan daging ayam. Masak hingga semua bahan matang sempurna, lalu sajikan panas-panas.

    Tips Menikmati Kapurung

    Kapurung sebaiknya dinikmati segera setelah dimasak agar tekstur sagu tetap kenyal. Selain itu, Anda dapat menambahkan sambal atau perasan jeruk nipis untuk menambah rasa segar.

    Dengan demikian, hidangan ini menjadi santapan lengkap yang memadukan karbohidrat, protein, dan sayuran.

    Baca Juga :

    Kelezatan dan Tradisi

    Kapurung tidak hanya menawarkan rasa lezat tetapi juga mencerminkan budaya masyarakat Sulawesi. Hidangan ini sering muncul pada acara adat atau jamuan kel

    Tips Menikmati Kapurung

    Kapurung sebaiknya dinikmati segera setelah dimasak agar tekstur sagu tetap kenyal. Selain itu, Anda dapat menambahkan sambal atau perasan jeruk nipis untuk menambah rasa segar.

    Dengan demikian, hidangan ini menjadi santapan lengkap yang memadukan karbohidrat, protein, dan sayuran.

    Kelezatan dan Tradisi

    Kapurung tidak hanya menawarkan rasa lezat tetapi juga mencerminkan budaya masyarakat Sulawesi. Hidangan ini sering muncul pada acara adat atau jamuan keluarga.

    Selain itu, sagu sebagai bahan utama menegaskan kekayaan kuliner lokal dan ketahanan pangan tradisional di Sulawesi.

    Kategori: Kuliner, Resep, Sulawesi

    Tag: Kapurung, Resep Ayam, Kuliner Sulawesi, Sagu, Masakan Tradisional

     

  • Presiden Korea Selatan Berjanji Tingkatkan Anggaran Militer

    Presiden Korea Selatan Berjanji Tingkatkan Anggaran Militer

    Janji Presiden di Tengah Ketegangan

    Seoul — Presiden Korea Selatan berjanji meningkatkan anggaran militer demi memperkuat pertahanan negara di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Asia Timur.

    Dalam pidatonya di hadapan parlemen, Presiden menekankan bahwa keamanan nasional tidak bisa ditawar. Ia menyebut modernisasi militer menjadi prioritas utama pemerintahannya.

    Alasan Peningkatan Anggaran

    Pemerintah menilai ancaman dari Korea Utara dan dinamika geopolitik regional menuntut langkah antisipasi serius. Karena itu, alokasi anggaran pertahanan akan terus bertambah setiap tahun.

    “Kami menghadapi tantangan nyata di Semenanjung Korea. Kesiapan militer harus selalu berada pada level tertinggi,” ujar Presiden dalam pidato resmi.

    Fokus pada Teknologi Pertahanan

    Peningkatan anggaran akan diarahkan pada pengembangan teknologi militer canggih. Program ini meliputi sistem pertahanan udara, kapal selam, hingga drone tempur modern.

    Pemerintah juga berencana memperluas kerja sama riset dengan industri pertahanan dalam negeri agar Korea Selatan tidak bergantung penuh pada impor senjata.

    Reaksi Parlemen dan Partai Politik

    Beberapa anggota parlemen dari partai oposisi menilai kebijakan ini perlu pengawasan ketat. Mereka mendukung peningkatan anggaran, tetapi menekankan transparansi penggunaan dana publik.

    Sementara itu, partai pendukung pemerintah menyatakan langkah ini sejalan dengan kebutuhan strategis jangka panjang Korea Selatan.

    Dukungan Publik

    Survei terbaru menunjukkan mayoritas warga Korea Selatan mendukung rencana peningkatan anggaran pertahanan. Warga menganggap langkah ini penting untuk menjaga stabilitas kawasan.

    Namun, sebagian kelompok masyarakat sipil menyoroti risiko perlombaan senjata yang bisa memicu ketegangan lebih besar dengan Korea Utara.

    Kerja Sama dengan Sekutu

    Pemerintah juga menegaskan pentingnya memperkuat aliansi dengan Amerika Serikat dan Jepang. Koordinasi dengan sekutu dianggap vital untuk menghadapi ancaman regional.

    Latihan militer gabungan pun akan terus digelar secara rutin guna meningkatkan kesiapan pasukan.

     Baca Juga :

    Daftar Daerah yang Naikkan PBB: dari Jawa Tengah hingga Sulawesi

    Implikasi Regional

    Pengamat menilai kebijakan ini akan memberi sinyal kuat kepada Korea Utara. Selain itu, langkah tersebut berpotensi memengaruhi dinamika keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

    Tiongkok kemungkinan menyoroti langkah ini dengan hati-hati, sementara Amerika Serikat menyambut baik komitmen Seoul.

    Kategori: Internasional, Pertahanan

    Tag: Korea Selatan, Militer, Anggaran Pertahanan, Presiden Korea Selatan

     

  • Askrindo Dukung Pengembangan SDM dan Salurkan Bantuan Alat Pertanian di Maros Sulawesi Selatan

    PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menunjukkan dukungan terhadap penguatan nilai kebangsaan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), dan kepedulian sosial melalui keterlibatan dalam kegiatan Relawan Bakti BUMN 2025.

    Maros, Sulawesi Selatan – PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan dan pertanian. Melalui program tanggung jawab sosial (CSR), Askrindo menyalurkan bantuan alat pertanian serta menggelar pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

    Dorong Peningkatan Kualitas SDM

    Dalam kegiatan tersebut, Askrindo menghadirkan kelas inspiratif bagi pelajar dan pemuda setempat. Program ini bertujuan membangun semangat kewirausahaan, meningkatkan kompetensi, serta mendorong generasi muda untuk lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan ekonomi digital.

    “Kami ingin generasi muda di Maros memiliki bekal keterampilan yang relevan agar bisa bersaing, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ujar perwakilan Askrindo.

    Dukungan untuk Petani Maros

    Selain fokus pada pendidikan, Askrindo juga memberikan bantuan berupa alat pertanian modern kepada kelompok tani di Maros. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, memperbaiki kualitas hasil pertanian, serta mendukung kesejahteraan petani.

    “Alat pertanian ini kami salurkan agar petani bisa lebih efisien dan produktif. Pertanian adalah sektor vital bagi ketahanan pangan, dan kami ingin hadir membantu mereka,” tambahnya.

    Baca Juga :

    Daftar Daerah yang Naikkan PBB: dari Jawa Tengah hingga Sulawesi

    Komitmen Berkelanjutan

    Askrindo menegaskan bahwa program pengembangan SDM dan dukungan pertanian ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan perusahaan. Dengan hadir di daerah-daerah strategis seperti Maros, Askrindo berharap kontribusinya mampu memberikan dampak positif jangka panjang.

    “Kami tidak hanya hadir di sektor keuangan, tetapi juga ingin berperan langsung dalam membangun masyarakat. Pendidikan dan pertanian adalah dua pilar penting yang menjadi perhatian kami,” tutupnya.

    Kategori: CSR, Pendidikan, Pertanian, Sulawesi Selatan

    Tag: Askrindo, CSR, Maros, Sulawesi Selatan, Pengembangan SDM, Bantuan Alat Pertanian

     

  • Daftar Daerah yang Naikkan PBB: dari Jawa Tengah hingga Sulawesi

     

    Warga Daerah Menjerit, Kenaikan PBB P-2 Picu Gelombang Protes

    PBB Naik di Sejumlah Wilayah

    Jakarta – Sejumlah daerah di Indonesia resmi menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kebijakan ini berlaku mulai pertengahan tahun 2025 dan dipicu oleh kebutuhan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari Jawa Tengah hingga Sulawesi, masyarakat kini harus menyesuaikan diri dengan tarif baru tersebut.

    Menurut catatan sementara, kenaikan ini dilakukan secara bertahap dan bervariasi antar daerah. Pemerintah daerah beralasan langkah ini diperlukan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta penataan tata ruang kota.

    Daerah yang Menerapkan Kenaikan PBB

    Sejumlah daerah telah memastikan kenaikan tarif PBB pada tahun ini. Berikut daftar daerah yang sudah menerapkannya:

    • Jawa Tengah – Beberapa kabupaten/kota termasuk Semarang dan Solo menaikkan PBB rata-rata 10-20%.
    • Jawa Barat – Kota Bandung dan sekitarnya juga menerapkan penyesuaian tarif dengan besaran bervariasi.
    • Jawa Timur – Surabaya dan Malang sudah mengumumkan penyesuaian dengan alasan kebutuhan pembangunan infrastruktur.
    • Sulawesi Selatan – Makassar menetapkan kenaikan PBB khusus untuk kawasan bisnis dan komersial.
    • Sulawesi Tengah – Palu dan beberapa kabupaten sekitarnya mengikuti langkah serupa.

    Daftar tersebut diperkirakan masih akan bertambah, mengingat sejumlah daerah sedang membahas rancangan peraturan daerah terkait tarif baru PBB.

    Alasan Kenaikan PBB

    Selain untuk meningkatkan PAD, kenaikan PBB juga bertujuan menyesuaikan dengan perkembangan nilai jual objek pajak (NJOP). Pemerintah daerah menilai, tarif lama sudah tidak sesuai dengan harga pasar tanah maupun bangunan saat ini.

    “Kami menyesuaikan tarif agar lebih relevan dengan kondisi sekarang. Hasilnya akan digunakan kembali untuk membiayai pembangunan di daerah,” jelas salah satu kepala Badan Pendapatan Daerah.

    Tanggapan Masyarakat

    Meski begitu, tidak semua masyarakat menyambut positif kebijakan ini. Sebagian warga mengaku keberatan karena kenaikan tarif cukup signifikan. Terlebih, kondisi ekonomi masyarakat baru saja pulih pasca-pandemi.

    Sementara itu, kalangan pengusaha menilai kebijakan ini bisa berdampak pada biaya operasional bisnis, terutama di sektor properti dan perhotelan. Namun, ada juga pihak yang menilai kenaikan ini wajar jika diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan publik.

    Baca Juga : Gunung Bawakaraeng, Surga Pendakian di Sulawesi Selatan dengan Pesona Alam dan Nilai Spiritual

    Langkah Pemerintah ke Depan

    Untuk mengantisipasi gejolak, sejumlah daerah memberikan keringanan berupa skema cicilan atau penghapusan denda bagi wajib pajak. Dengan begitu, masyarakat diharapkan tetap dapat memenuhi kewajiban membayar PBB tanpa terlalu terbebani.

    Pada akhirnya, kebijakan kenaikan PBB ini masih menjadi perdebatan. Pemerintah daerah menekankan pentingnya penyesuaian tarif untuk pembangunan, sementara masyarakat berharap agar ada transparansi dalam penggunaan dana pajak.

    Kategori: Nasional, Ekonomi, Pajak, Daerah
  • Gunung Bawakaraeng, Surga Pendakian di Sulawesi Selatan dengan Pesona Alam dan Nilai Spiritual

    Pendaki mendirikan tenda di tepian Danau Tanralili di Gunung Bawakaraeng.

    Gunung Ikonik di Sulawesi Selatan

    Gunung Bawakaraeng dikenal sebagai salah satu gunung paling ikonik di Sulawesi Selatan. Dengan ketinggian sekitar 2.830 meter di atas permukaan laut, gunung ini menjadi tujuan favorit para pendaki dari berbagai daerah.

    Lokasinya berada di Kabupaten Gowa dan masuk dalam kawasan hutan pegunungan yang masih asri. Keindahannya membuat Bawakaraeng dijuluki surga pendakian.

    Selain menawarkan panorama alam, gunung ini juga memiliki nilai spiritual yang tinggi bagi masyarakat setempat.

    Keindahan Alam yang Memukau

    Setiap jalur pendakian Bawakaraeng menyajikan pemandangan hutan tropis yang rimbun. Vegetasi yang beragam menjadikan perjalanan penuh warna.

    Pada ketinggian tertentu, pendaki akan disuguhi pemandangan awan yang seolah berada tepat di depan mata. Fenomena ini kerap disebut “lautan awan”.

    Selain itu, udara sejuk dan segar menambah kenyamanan selama perjalanan menuju puncak.

    Destinasi Favorit Para Pendaki

    Banyak pendaki dari Makassar, Gowa, hingga luar Sulawesi memilih Bawakaraeng sebagai destinasi utama. Popularitasnya terus meningkat seiring kemudahan akses transportasi.

    Jalur pendakian yang relatif terjaga juga membuat gunung ini ramah bagi pemula. Namun, tetap diperlukan persiapan fisik yang matang.

    Setiap akhir pekan, puluhan tenda biasanya berdiri di pos-pos peristirahatan maupun di area puncak.

    Nilai Spiritual di Puncak Bawakaraeng

    Bagi masyarakat Bugis-Makassar, Gunung Bawakaraeng memiliki nilai spiritual tersendiri. Setiap tahun, ribuan peziarah mendaki gunung ini untuk melakukan ritual keagamaan.

    Tradisi tersebut sudah berlangsung lama dan menjadi bagian penting dari identitas budaya lokal. Para peziarah percaya bahwa Bawakaraeng adalah tempat yang sakral.

    Fenomena ini membuat Bawakaraeng tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, tetapi juga pusat spiritual.

    Rute dan Jalur Pendakian

    Ada beberapa jalur populer menuju puncak Bawakaraeng, salah satunya melalui Desa Lembanna. Jalur ini paling sering digunakan karena aksesnya mudah.

    Sepanjang perjalanan, pendaki akan melewati pos-pos yang bisa digunakan untuk beristirahat. Setiap pos memiliki daya tarik tersendiri.

    Waktu tempuh menuju puncak rata-rata sekitar 8 hingga 10 jam, tergantung kondisi fisik dan cuaca.

    Baca Juga :

    Watang Sawitto Pinrang Jadi Pusat Pertumbuhan Baru di Sulawesi Selatan

    Pesan untuk Pendaki

    Gunung Bawakaraeng menyimpan keindahan sekaligus tantangan. Karena itu, pendaki diimbau untuk menjaga kelestarian alam dengan tidak membuang sampah sembarangan.

    Selain itu, menghormati adat dan tradisi setempat menjadi hal penting agar perjalanan terasa lebih bermakna.

    Dengan persiapan yang matang, pendakian ke Bawakaraeng dapat menjadi pengalaman tak terlupakan.

    Kategori: Wisata Alam | Pendakian | Sulawesi Selatan

    Tag: Gunung Bawakaraeng, Wisata Gowa, Pendakian Sulawesi, Gunung di Indonesia, Spiritual Bawakaraeng, Hiking Sulawesi, Wisata Alam Sulsel

  • Watang Sawitto Pinrang Jadi Pusat Pertumbuhan Baru di Sulawesi Selatan

    Sulawesi Selatan Berpeluang Jadi Pusat Pertumbuhan Industri Hilir Sawit di Timur RI

    Watang Sawitto, Pinrang – Sebagai ibu kota Kabupaten Pinrang, Watang Sawitto terus tumbuh menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, dan pendidikan di kawasan pesisir barat Sulawesi Selatan. Pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor pertanian menjadikan kota ini semakin strategis.

    Ibu Kota Kabupaten Pinrang

    Watang Sawitto berfungsi sebagai pusat administrasi Kabupaten Pinrang. Gedung pemerintahan, fasilitas layanan publik, dan pusat kegiatan masyarakat terkonsentrasi di wilayah ini.

    Pemerintah daerah menjadikan Watang Sawitto sebagai model tata kota modern yang tetap menjaga identitas budaya lokal.

    Pertanian sebagai Sektor Utama

    Kabupaten Pinrang dikenal sebagai salah satu lumbung padi terbesar di Sulawesi Selatan. Watang Sawitto menjadi pusat distribusi hasil pertanian yang melimpah.

    Selain padi, masyarakat juga mengembangkan komoditas jagung, kedelai, dan hortikultura yang menopang ekonomi daerah.

    Perdagangan dan Jasa

    Watang Sawitto berkembang sebagai pusat perdagangan dengan adanya pasar modern dan tradisional yang ramai setiap hari.

    Sejumlah usaha kecil menengah juga tumbuh, khususnya produk olahan pertanian dan makanan khas Pinrang.

    Transportasi dan Konektivitas

    Letak strategis Watang Sawitto yang berada di jalur Trans-Sulawesi menjadikannya titik penting konektivitas antara Makassar dan Parepare dengan wilayah utara Sulawesi Selatan.

    Pemerintah terus meningkatkan kualitas jalan dan transportasi publik demi memperlancar mobilitas masyarakat.

    Pendidikan dan Pengembangan SDM

    Watang Sawitto memiliki sejumlah sekolah unggulan serta perguruan tinggi yang berperan penting mencetak generasi muda berdaya saing.

    Pemerintah daerah juga aktif mendorong program pelatihan kerja untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia lokal.

    Kesehatan dan Fasilitas Publik

    RSUD Lasinrang yang berlokasi di Watang Sawitto menjadi pusat layanan kesehatan utama di Kabupaten Pinrang.

    Pemerintah daerah juga memperkuat layanan kesehatan berbasis puskesmas dan program kesehatan masyarakat.

    Potensi Wisata di Pinrang

    Watang Sawitto menjadi pintu masuk ke berbagai destinasi wisata di Kabupaten Pinrang, seperti Pantai Ujung Tape dan kawasan perbukitan.

    Selain wisata alam, kuliner khas seperti bandeng bakar Pinrang juga menjadi daya tarik bagi pengunjung.

    Kebudayaan Lokal

    Masyarakat Watang Sawitto tetap menjaga tradisi budaya Bugis yang kuat. Acara adat dan pesta rakyat digelar secara rutin untuk melestarikan identitas daerah.

    Kesenian lokal, termasuk musik tradisional dan tarian Bugis, terus diperkenalkan kepada generasi muda.

    Baca Juga :Tanzania Belajar Kelola LNG dari Kilang Gas di Sulawesi

    Pertumbuhan Ekonomi

    Dalam beberapa tahun terakhir, Watang Sawitto mencatat pertumbuhan ekonomi yang stabil. Hal ini ditopang oleh kombinasi sektor pertanian, perdagangan, dan jasa.

    Pemerintah daerah menargetkan pengembangan kawasan industri kecil untuk memperluas lapangan kerja.

    Watang Sawitto Menuju Kota Modern

    Dengan beragam potensi yang dimiliki, Watang Sawitto terus melangkah menuju kota modern yang berdaya saing tinggi.

    Sinergi pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha diharapkan mampu menjadikan ibu kota Pinrang ini sebagai pusat pertumbuhan baru di Sulawesi Selatan.

    Kategori: Ekonomi Daerah, Pembangunan, Sulawesi Selatan, PertanianTag: Watang Sawitto, Pinrang, Sulawesi Selatan, Pertanian, Ekonomi Lokal, Wisata Pinrang
  • Tanzania Belajar Kelola LNG dari Kilang Gas di Sulawesi

    Delegasi Tanzania kembali kunjungi kilang LNG di Sulawesi Tengah.

    Tanzania melakukan studi banding ke Sulawesi untuk mempelajari pengelolaan LNG (Liquefied Natural Gas) dari kilang gas di Indonesia. Langkah ini dianggap penting guna memperkuat sektor energi Tanzania yang tengah berkembang pesat.

    Latar Belakang Kerja Sama

    Tanzania memiliki cadangan gas alam yang besar di pesisir selatan, namun pengelolaan LNG masih menjadi tantangan.

    Sementara itu, Indonesia khususnya Sulawesi telah berpengalaman dalam mengoperasikan kilang LNG skala internasional.

    Kerja sama ini diharapkan menjadi jalan bagi Tanzania dalam menyiapkan infrastruktur energi modern.

    Kunjungan Delegasi Tanzania

    Delegasi Tanzania melakukan kunjungan resmi ke salah satu kilang LNG di Sulawesi.

    Mereka mempelajari sistem manajemen, rantai pasok, hingga aspek keselamatan kerja.

    Kunjungan ini juga melibatkan diskusi teknis dengan para insinyur dan operator lokal.

    Keuntungan Bagi Kedua Negara

    Indonesia mendapat kesempatan memperluas kerja sama internasional dalam sektor energi.

    Tanzania memperoleh pengetahuan langsung mengenai pengelolaan LNG modern.

    Kolaborasi ini juga berpotensi membuka peluang investasi bersama di masa depan.

    Tantangan Pengembangan LNG di Tanzania

    Meskipun memiliki potensi besar, Tanzania masih menghadapi kendala infrastruktur.

    Kebutuhan modal investasi yang tinggi menjadi salah satu hambatan utama.

    Dengan belajar dari pengalaman Sulawesi, diharapkan Tanzania dapat mempercepat pembangunan kilang LNG domestik.

    Bac Juga :

    Pemilik KM Barcelona V yang Terbakar di Laut Sulawesi, Ini Faktanya

    Harapan ke Depan

    Pemerintah Tanzania optimistis dapat segera mengimplementasikan pembelajaran dari Indonesia.

    Indonesia pun menyambut baik peluang kerja sama energi lintas benua ini.

    Keduanya sepakat menjajaki bentuk kolaborasi lanjutan di bidang teknologi dan investasi energi.

    Catatan redaksi: LNG menjadi salah satu sumber energi transisi yang penting dalam mendukung ketahanan energi global.

    Penulis: Redaksi Energi | Editor: Internasional

  • Pemilik KM Barcelona V yang Terbakar di Laut Sulawesi, Ini Faktanya

    Petugas gabungan mendekati KM Barcelona 5 yang mengalami kebakaran di perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Minggu (20/7/2025). KM Barcelona 5 terbakar saat berlayar dengan mengangkut penumpang rute Manado-Tahuna, Manado-Talaud dan rute kepulauan lainnya.
    Petugas gabungan mendekati KM Barcelona 5 yang mengalami kebakaran di perairan Talise, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. KM Barcelona 5 terbakar saat berlayar dengan mengangkut penumpang rute Manado-Tahuna, Manado-Talaud dan rute kepulauan lainnya.

    Insiden kebakaran KM Barcelona V di perairan Laut Sulawesi pada pertengahan Agustus 2025 menimbulkan pertanyaan publik mengenai siapa pemilik kapal penumpang tersebut. Kapal ini diketahui melayani rute antarpulau dan membawa ratusan penumpang saat kebakaran terjadi.

    Siapa Pemilik KM Barcelona V?

    Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, KM Barcelona V dioperasikan oleh sebuah perusahaan pelayaran swasta yang berbasis di Sulawesi Utara. Meski nama pemilik pribadi tidak dipublikasikan secara resmi, kapal ini tercatat dalam armada perusahaan pelayaran yang kerap melayani trayek Sulawesi – Kalimantan.

    Pemerintah menyebutkan bahwa status kepemilikan kapal berada pada badan hukum berbentuk perseroan terbatas (PT), sehingga tanggung jawab operasional dan legalitas sepenuhnya berada di bawah perusahaan tersebut.

    Kronologi Insiden

    Kebakaran terjadi ketika KM Barcelona V sedang berlayar di Laut Sulawesi. Api diduga berasal dari ruang mesin, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Seluruh penumpang berhasil dievakuasi meski sebagian mengalami luka-luka.

    Tanggung Jawab Hukum dan Ganti Rugi

    Menurut peraturan pelayaran nasional, perusahaan pemilik kapal wajib memberikan kompensasi kepada penumpang yang menjadi korban insiden. Kementerian Perhubungan menegaskan akan mengawasi proses penyelesaian ganti rugi dan memastikan pemilik kapal memenuhi kewajibannya.

    “Kami akan memastikan hak-hak penumpang dipenuhi, termasuk kompensasi sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkap juru bicara Kemenhub.

    Baca Juga : Petani Watang Sawitto Optimis Hadapi Musim Tanam Kedua 2025

    Dampak pada Operasional Pelayaran

    Insiden ini memicu evaluasi menyeluruh terhadap kondisi teknis armada kapal penumpang di wilayah Sulawesi dan Kalimantan. Pemerintah daerah meminta agar seluruh perusahaan pelayaran meningkatkan standar keamanan dan keselamatan untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

     

  • Petani Watang Sawitto Optimis Hadapi Musim Tanam Kedua 2025

    Watang Sawitto — Para petani di wilayah Pinrang, khususnya Watang Sawitto, menyambut musim tanam kedua tahun 2025 dengan penuh optimisme. Dukungan pemerintah daerah dan cuaca yang relatif stabil menjadi faktor pendorong semangat petani.

    Dukungan Benih dan Pupuk Bersubsidi

    Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui Dinas Pertanian telah menyalurkan bantuan benih unggul dan pupuk bersubsidi kepada kelompok tani di Watang Sawitto. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan.

    Selain itu, petani juga mendapat pelatihan teknik penanaman hemat air untuk mengantisipasi potensi kekeringan.

    Cuaca Mendukung Produktivitas

    BMKG memprediksi curah hujan pada musim tanam kali ini berada pada tingkat yang ideal, sehingga risiko gagal panen dapat diminimalkan.

    Kondisi ini membuat petani lebih percaya diri untuk menanam padi varietas unggul dengan potensi hasil tinggi.

    Potensi Kenaikan Harga Beras

    Seiring dengan meningkatnya permintaan beras lokal, harga jual diperkirakan akan tetap stabil bahkan berpotensi naik. Hal ini akan berdampak positif pada pendapatan petani Watang Sawitto.

    Beberapa pedagang besar di Makassar juga sudah mulai melakukan kontrak pembelian sejak awal musim tanam.

    Peran Koperasi Tani

    Koperasi tani di Watang Sawitto berperan penting dalam mengatur distribusi hasil panen dan menjembatani petani dengan pembeli skala besar.

    Langkah ini memastikan harga jual tetap kompetitif dan petani tidak dirugikan oleh tengkulak.

    Harapan Petani untuk Masa Depan

    Ketua Kelompok Tani setempat menyatakan harapannya agar program bantuan pemerintah dapat terus berlanjut dan diperluas ke sektor irigasi.

    “Kalau infrastruktur air diperbaiki, produktivitas pasti naik,” ujarnya dengan optimis.
    Baca Juga :

    Oknum Polisi di Luwu Lecehkan Tahanan, Terungkap Pernah Langgar Etik Berat

    Pinrang Sebagai Lumbung Pangan Sulawesi Selatan

    Watang Sawitto menjadi salah satu sentra produksi padi terbesar di Pinrang. Dengan dukungan yang konsisten, wilayah ini berpotensi memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan di Sulawesi Selatan.

    Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas utama pembangunan.

  • Oknum Polisi di Luwu Lecehkan Tahanan, Terungkap Pernah Langgar Etik Berat

    Kepolisian Resor (Polres) Luwu, Sulawesi Selatan, menahan Bripka M, oknum polisi yang diduga melakukan pelecehan terhadap tahanan perempuan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Luwu. Rabu (13/8/2025)
    Kepolisian Resor (Polres) Luwu, Sulawesi Selatan, menahan Bripka M, oknum polisi yang diduga melakukan pelecehan terhadap tahanan perempuan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Luwu. Rabu (13/8/2025)
    Berita Sulawesi Selatan kembali dihebohkan dengan kasus dugaan pelecehan yang dilakukan seorang oknum polisi terhadap tahanan di Luwu. Peristiwa ini memicu kemarahan publik dan sorotan terhadap kinerja serta integritas aparat penegak hukum.

    Kronologi Kasus

    Insiden terjadi di salah satu fasilitas kepolisian di Luwu. Tahanan yang menjadi korban melaporkan bahwa dirinya mengalami tindakan tidak pantas dari seorang anggota polisi. Laporan ini kemudian memicu penyelidikan internal oleh pihak kepolisian.

    Terungkap Residivis Pelanggaran Etik

    Hasil investigasi mengungkap fakta mengejutkan: oknum polisi tersebut ternyata pernah terlibat dalam pelanggaran etik berat sebelumnya. Ia telah menjalani sidang kode etik di masa lalu namun tetap bertugas di lapangan.

    Reaksi Pimpinan dan Masyarakat

    Pimpinan kepolisian di wilayah Sulawesi Selatan menyatakan bahwa kasus ini akan diproses sesuai prosedur hukum dan disiplin yang berlaku. Sementara itu, masyarakat dan aktivis hak asasi manusia mendesak agar pelaku segera dicopot dari jabatannya dan diberikan sanksi tegas.

    Proses Hukum dan Disiplin

    Selain penyelidikan internal, kasus ini juga dibawa ke ranah pidana. Penyidik berjanji akan bersikap transparan dalam mengungkap bukti dan memproses pelaku hingga tuntas. Penegasan diberikan bahwa tindakan seperti ini tidak dapat ditoleransi.

    Desakan Reformasi Aparat

    Kasus ini menambah daftar panjang pelanggaran etik yang melibatkan aparat. Lembaga swadaya masyarakat dan pemerhati hukum menyerukan perlunya reformasi rekrutmen dan pembinaan personel, serta penerapan sanksi yang benar-benar efektif untuk pelanggaran serius.

     

    Baca Juga : Perang Saudara Amerika: Saat Bangsa Terpecah karena Perbudakan

    Kesimpulan

    Peristiwa pelecehan tahanan di Luwu menjadi pengingat bahwa pengawasan dan akuntabilitas aparat penegak hukum harus diperketat. Dengan sanksi tegas dan transparansi proses hukum, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian dapat dipulihkan.